HOME / NEWS, UMUM / Ikan Cupang – Jenis, Obat, Makanan, Perawatan

Ikan Cupang – Jenis, Obat, Makanan, Perawatan


#TahunBaru2017

Infolengkap.net – ikan cupang – Sudah tahu apa saja jenis ikan cupang? makanan ikan cupang? obat ikan cupang? serta perawatan ikan cupang? langsung saja Ikan Cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Di Indonesia terdapat cupang asli,salah satunya adalah Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur.
ikan cupang - jenis, obat, makanan, perawatan
Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.

JENIS IKAN CUPANG
Perkembangan variasi ditinjau dari segi bentuk dan warna terbilang pesat dalam beberapa generasi terakhir. Beberapa jenis cupang yang dikenal sekarang ini:

  1. Betta pugnax (Forest Betta)
  2. Betta taeniata (Banned Betta)
  3. Betta macrostoma (Bruney Beauty)
  4. Betta unimaculata (Golden Slender)
  5. Betta picta (Painted Betta)
  6. Betta anabantoides (Pearly Betta)
  7. Betta edithae (Betta Brederi)
  8. Betta foerschi (Purple Saphire Betta)

Ikan cupang di atas dikenal sebagai mouth breeder yaitu ikan cupang yang mengerami telurnya di dalam mulut, sedangkan kelompok di bawah ini yang merupakan kerabat ikan cupang (betta), yang membangun sarangnya dengan busa (bublle nest)

  1. Betta akarensis (Sarawak Betta)
  2. Betta coccina (Clorat’s Betta)
  3. Betta bellica (Standard’s Betta)
  4. Betta tesyae (Peaceful Betta)
  5. Betta smaragdina (Emerald Betta)
  6. Betta imbelis (Slugger’s Betta)
  7. Betta splendens (Siamese Fighting Fish)

Jenis ikan cupang lain yang dikenal sebagai:

  1. Betta albimarginata
  2. Betta channoides
  3. Betta balunga
  4. Betta breviobesus
  5. Betta enisae

Cupang hias dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Halfmoon (setengah bulan), cupang jenis ini memiliki sirip dan ekor yang lebar dan simetris menyerupai bentuk bulan setengah. Jenis cupang ini pertama kali dibudidaya di Amerika Serikat oleh Peter Goettner pada tahun 1982.
  2. Crowntail (ekor mahkota) atau serit
  3. Double tail (ekor ganda)
  4. Plakat Halfmoon
  5. giant (cupang raksasa)

OBAT IKAN CUPANG

Sebagai peternak ikan cupang, sering dihadapkan oleh penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Mungkin dari kaporit air PAM yang digunakan atau memang kondisi air yang kotor dan menimbulkan bibit penyakit. Untuk pengobatannya bisa dengan menggunakan Daun Ketapang yang sudah menguning.

MAKANAN IKAN CUPANG

Di tempat penangkaran atau pemeliharaan seperti akuarium atau kolam, kebutuhan gizi ikan cupang harus dipenuhi penangkar atau pemeliharanya. Zat gizi yang dibutuhkan ikan antara lain protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Salah satu zat yang harus tersedia untuk ikan cupang adu dan ikan hias adalah protein.

A. Pakan Alami
pakan ikan cupang adu – Pakan alami berarti pakan yang berasal dari alam tanpa proses lanjutan.
1. Jenis pakan alami
Kutu air (daphnia), jentik nyamuk (cuk), infusoria, cacing sutera atau cacing rambut atau cacing darah (blood woorm), dan udang renik (artemia salina).
a. Infusoria
Infusoria adalah jasad renik yang berukuran sangat kecil , hanya sekitar 0,04 – 0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan cupang pada awal kehidupannya.

b. Kutu air.
Kutu air biasanya diambil dari air yang tergenang. Hidupnya berkoloni , berwarna merah.

c. Jentik nyamuk.
Seperti kutu air, jentik nyamuk juga biasanya di ambil dari air yang tergenang. Baik itu selokan dan sebagainya.Untuk burayak cupang adu yang berumur 3 – 4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus. Pemberian jentik nyamuk sebaiknya secara teratur, agar ikan cupang tidak berkembang terlalu cepat. Pemberian pakan yang paling tepat antara pukul 07.00 -08.00 dan pukul 16.00 -17.00.

d. Cacing sutera.
Cacing sutera biasanya tidak diberikan pada ikan cupang adu hasil penangkaran. Karena cacing sutera dapat membuat ikan menjadi gemuk yang mengakibatkan sisik menjadi lunak dan mudah lepas serta gerakannya menjadi lambat. Akan tetapi cacing

B. Pakan Buatan
Sebenarnya pakan buatan tidak layak diberikan untuk burayak, anak ikan, maupun cupang adu muda. Namun pakan buatan ini dapat menjadi alternatif saat pakan alami sulit ditemukan. Biasanya hal ini terjadi pada saat musim kemarau.
Contoh pakan buatan: tubifex form. Pakan buatan ini dibuat dengan bahan cacing sutera yang di fermentasi.

Pemberian pakan ikan biasanya dilakukan 2 – 3 kali sehari dan usahakan ikan mrnghabiskan pakan dalam waktu 10 – 15 menit. Cupang adu yang di pelihara harus dibatasi naluri makan sampai kenyang. Usahakan cupang jangan terlalu kenyang. Selain itu usahakan pakan yang diberikan harus habis, karena sisa pakan akan mengotori air yang dapat menyebabkan cupang adu terjangkit penyakit.

PERAWATAN IKAN CUPANG
Dalam perawatan ikan cupang ada beberapa hal yang harus di perhatikan:
Sumber Air Untuk Ikan Cupang :
– Air sungai : perlu disaring dengan pasir, ijuk, atau zeolit (jika perlu), lalu ditampung dalam bak khusus dan diendapkan selama semalam.
– Air ledeng sering mengandung klorin, biasanya di netralisir mrmggunakan kristal K2S2O3 (kalium tio sulfat) yang dilarutkan dalam 30 liter air. Selain diendapkan semalaman, air ledeng juga perlu diaerasi minimal selama 8 jam.
– Air sumur sebaiknya diperlakukan seperti air sungai atau ledeng. Karena kandungan airnya harus diketahui, minimal kandungan oksigen terlarutnya cukup.
Kadar Air Untuk Ikan Cupang :
– Angka pH : Rumus kimia air adalah H2O yang pH (derajat keasaman) antara 1 – 14. Angka pH 1 berarti sangat asam, angka pH 7 berarti netral, angka pH 14 berarti sangat basa. Semakin banyak kandungan ion hidrogen, maka air semakin tinggi keasamannya dan semakin rendah pH-nya. Mengukur kadar pH dapat mempergunakan kertas lakmus, kertas pH, atau pH meter.
– Kesadahan : Ikan cupang adu membutuhkan kesadahan air (hardness) tertentu, yaitu menunjukkan kandungan mineral seperti kalsium, magnesium, dan seng di alamnya. Ada anggapan bahwa yang paling banyak mempengaruhi kesadahan air adalah kandungan kalsium dalam bentuk CaCO3.
–  Kandungan Nitrit : Mengganti air dan aerasi akan menjaga kualitas air secara otomatis. Hal ini akan menjaga kadar nitrit dalam ambang toleransi.
–  Oksigen Terlarut : Perhatikan Kandungan Oksigen yang terlarut didalam akuarium atau wadah ikan cupang

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:


NEWS » UMUM »

Incoming search terms: