HOME / UMUM / Mengatasi hama, penyakit dan gulma tanaman

Mengatasi hama, penyakit dan gulma tanaman


#TahunBaru2017

Cara mengatasi hama, gulma dan penyakit tanaman – Pemberantasan gulma, hama dan penyakit tanaman dapat dilakukan secara fisis (mekanik), secara kimiawi, secara biologis, dan secara langsung. Seperti yang kita ketahui hama, gulma dan penyakit tanaman sering menghambat proses pertumbuhan tanaman. Maka dari itu kita berupaya untuk memberantas hama, penyakit dan gulma tanaman agar tidak mengalami kerugian.

1. Pemberantasan secara fisis yaitu memberantas gulma, hama, dan penyakit tumbuhan dengan membunuhnya satu per satu
2. Pemberantasan gulma secara kimiawi yaitu memberantas gulma, hama, dan penyakit dengan menggunakan zat kimia atau pestisida.

cara mengatasi hama tanaman

Macam-macam pestisida sebagai berikut:
– Insektisida untuk mengendalikan serangga
– Fungisida untuk mengendalikan fungi atau jamur
– Herbisida untuk mengendalikan gulma
– Bakterisida untuk mengendalikan bakteri
– Rodentisida untuk mengendalikan tikus
– Moluskisida untuk mengendalikan moluska
– Nematisida untuk mengendalikan nematoda

Selain menggunakan zat kimia yang dibuat di pabrik (pestisida kimia sintetis) , pemberantasan penggangu tanaman dapat menggunakan berbagai jenis tanaman (pestisida nabati), misalnya sebagai berikut:

– Bawang putih untuk membunuh ngengat, belalang, dan ulat buah
– Tomat untuk membunuh ulat daun
– Cabai untuk memberantas semut dan serangga kecil lain
– Empon-empon (tanaman obat yang berbentuk umbi) untuk mengusir wareng
– Pestisida Bt (Bioteknologi) sekarang banyak digunakan untuk pengganti pestisida tang berbahaya. Pestisida Bt mengandung toksin (zat racun yang dihasilkan oleh suatu jenis organisme) dibuat secara alami melalui bakteri “Bacillus thuringiensis”, pestisida Bt tidak berbahaya bagi manusia dan hewan, tetapi profesional membasmi hama
– Pemberantasan hama secara biologis yaitu memberantas gulma, hama, atau penyakit dengan musuh alaminya atau dengan melapaskan hewan jantan mandul. Hewan jantan mandul diperoleh dengan cara meradiasi hewan jantan. Setelah itu, hewan jantan dilepaskan ke alam untuk bersaing dengan hewan jantan normal dalam membuahi hewan betina.
– Pemberantasan hama secara ekologis yaitu memberantas gulma, hama atau penyakit dengan cara merubah lingkungan

Pengendalian hama dan penyakit dapat berhasil baik apabila memperhatikan hal berikut :

1. Waktu penggunaan, pestisida hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu saja disaat pengguanaan cara lain sudah tidak memungkinkan lagi
2. Dosis yang tepat, pestisida digunakan dengan dosis yang tepat disesuaikan dengan kondisi setempat
3. Luas areal yang terserang, pestisida digunakan seperlunya saja sesuai dengan luas areal yang terserang agar efek lethal pestisida pada areal pertanaman yang lain tidak terpengaruh
4. Jenis pestisida yang selektif, dipilih pestisida yang secara efektif hanya mematikan jenis hama atau penyakit sasaran saja dan mempunyai daya racun tinggi

INFORMASI – macam macam pestisida tanaman, pemberantasan hama wereng, pemberantasan hama tikus, pengendalian hama penyakit tanaman, pengendalian hama penyakit tanaman tembakau, tanaman kentang, tanaman kacang panjang, pengendalian hama penyakit tanaman cabe, pengendalian hama penyakit tanaman kakao, pengendalian hama penyakit tanaman padi, mengatasi hama, penyakit tanaman, mengatasi gulma tanaman, pemberantasan hama secara ekologis, pemberantasan hama secara biologis, pemberantasan hama secara mekanik

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:


UMUM » » » » »

Incoming search terms: