Banner Sponsor
Agen Poker
HOME / SEHAT / Inilah Bahaya Headset Bagi Kesehatan Telinga dan Otak

Inilah Bahaya Headset Bagi Kesehatan Telinga dan Otak


#OmTeloletOm

Bahaya Menggunakan Headset – Seperti yang kita tahu mendengarkan sebuah musik menjadi sarana hiburan murah hampir setiap harinya pasti semua orang pernah mendengarkan musik. Mendengarkan musik merupakan kegiatan yang sangat digemari oleh semua kalangan baik itu anak kecil sampai kepada orang dewasa.

Musik yang didengarkan melalui headset atau handsfree kini menjadi tren yang banyak dilakukan saat ini. Misalnya sedang menunggu kereta di stasiun, menunggu teman, ataupun ketika sedang merasa bosan/badmood, mendengarkan musik dengan headset akan menjadi pilihan.

Apalagi saat ini mendengarkan musik juga bisa melalui ponsel kita. Sebagian orang biasanya mendengarkan musik untuk menghabiskan waktu luang. Bahkan ada juga orang yang menggunakan earphone di tengah keramaian seperti di stasiun atau di terminal. Tanpa sadar mereka menggunakan volume suara yang lebih keras, dari pada saat penggunaan di rumah.

Berdasarkan penelitian yang ada efek buruk tersebut datang jika penggunaan earphone atau headset melebihi batas suara yang ditentukan. Saat ini memang sudah terdapat peringatan batas suara pada smarphone ketika mendengarkan musik dengan earphone. Namun sebagian orang tidak memperhatikannya dengan melebihi batas suara yang sudah ditentukan.

bahaya headset

Untuk orang dewasa suara ringan yang dapat didengarkan sekitar 25 sampai dengan 40 DB, sedangkan untuk anak sekitar 20 sampai 40 DB. Untuk sobat yang sering menggunakan earphone dengan waktu yang cukup lama, alangkah baiknya untuk mengurangi waktu penggunaannya. Karena akan ada bahaya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan headset yang terlalu sering. Berikut 5 bahaya headset bagi kesehatan otak dan telinga yang dikutip dari tribunnews.com.

1. Kerusakan Telinga Permanen

Kerusakan pada telinga dapat terjadi dikarenakan penggunaan headset secara terus menerus. Hal ini dikarenakan suara keras dari musik yang berasal dari earphone yang dimiliki. Selain itu, frekuensi pemakaian yang terlalu lama juga dapat menimbulkan kerusakan telinga permanen seperti pecahnya gendang telinga yang dapat menurunkan pendengaran kita bahkan dapat menyebabkan tuli.

2. Kehilangan Pendengaran di Usia Muda

Banyak anak muda yang menikmati musik mereka dengan menggeber headset atau earphone mereka hingga volume maksimal. Jika hal ini dilakukan semenjak masih muda, maka potensi kehilangan pendengaran dini akan semakin cepat terjadi. Ada baiknya untuk memberikan jeda beberapa waktu supaya telinga kita bisa terbiasa kembali dengan keadaan default. Jika tidak, ketegangan telinga akibat musik keras akan terus berlangsung sehingga dapat menimbulkan kerusakan telinga permanen.

3. Ambang Pendengaran Penggunaan

Headset atau earphone yang berlebih juga dapat mempengaruhi ambang pendengaran kita. Jika di saat biasa kita dapat mendengar suatu hal dari jarak yang cukup jauh, namun dengan berubahnya ambang pendengaran, maka kita hanya bisa mendengar suara dengan jelas ketika jaraknya sudah cukup dekat.

4. Kerusakan Otak

Earphone atau headset yang digunakan juga ternyata memancarkan gelombang elektromagnetik tersendiri. Hal
ini diyakini dapat memicu kerusakan otak dikarenakan oleh radiasi dari headset atau earphone itu sendiri. Hal ini dibuktikan dengan percobaan pada tikus dan tumbuhan. Otak tikus terpengaruh oleh gelombang radiasi ini yang mengakibatkan kerusakan pada otak tikus.

Sedangkan pada tumbuhan, perlahan layu dikarenakan paparan musik keras yang menerpa selama beberapa hari. Lain dengan yang diberikan perlakuan dengan memainkan musik lembut. Tanaman akan semakin cepat tumbuh dikarenakan adanya stimulasi positif dari musik yang lembut. Baca Pornografi Berbahaya Bagi Otak

5. Infeksi Telinga

Penggunaan Earphone in Ear Monitor (IEM) memiliki resiko tinggi utnuk membuat telinga terinfeksi. Hal ini dikarenakan oleh mekanisme penggunaan earphone yang masuk ke dalam rongga telinga. Jika earphone yang digunakan tidak bersih, maka potensi terjadi radang pada rongga telinga semakin besar. Memang penggunaan IEM ini sangat nyaman dan juga membuat suara yang dihasilkan oleh earphone terdengar sangat jelas. Bahkan beberapa model membuat IEM yang benar-benar kedap suara.

Ada baiknya anda tidak meminjamkan IEM anda ke orang lain. Ditakutkan bakteri yang ada di telinga ikut berpindah ke earphone anda. Jika sudah terkena infeksi, maka telinga akan terasa gatal, dan dapat mengurangi pendengaran anda.

INFORMASI – bahaya headset bluetooth, bahaya headset bluetooth bagi kesehatan, bahaya penggunaan headset, bahaya headset bagi telinga, bahaya menggunakan headset, bahaya menggunakan headset saat tidur, bahaya menggunakan headset terlalu lama, bahaya memakai headset

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

#UangBaruIndonesia

SEHAT » » » » »