Banner Sponsor
Agen Poker
HOME / NEWS / Larangan Menggunakan Kaos Turn Back Crime

Larangan Menggunakan Kaos Turn Back Crime


#OmTeloletOm

Sekarang ini banyak sekali aksesoris yang bertuliskan Turn Back Crime bahkan para penjual aksesoris tersebut kebanjiran pelanggan dan pembeli baru karna sedang menjadi trending dalam masyarakat maupun anak muda indonesia.

Atribut yang bertuliskan Turn Back Crime sekarang ini sudah dijual luas bahkan memasuki toko-toko online indonesia, dikarenakan sipenjual memiliki akun untuk berjualan barangnya. Barang yang dijualpun beraneka ragam seperti Topi, Baju, Jaket sampai ke sepatu.

Kabarnya belum lama ini Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Badrodin Haiti mengeluarkan surat larangan terhadap masyarakat atau sipil menggunakan atribut berkenaan dengan Turn Back Crime.

Baca Juga : Kelamin Enno Parinah, Ditusuk Cangkul Siswa SMP

Menurut Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung “Ya, memang sudah masuk di kita surat larangan penggunaan atribut khusus polisi atau interpol tersebut digunakan oleh masyarakat umum (sipil)”. Menurut dia, bagi masyarakat yang melanggar akan ada sanksi pidana kurungan penjara selama tiga bulan.

“Kapolri melarang pengenaan pakaian ‘Turn Back Crime’ itu bagi warga sipil karena pakaian tersebut sering disalahgunakan untuk memperlancar tindak kejahatan,” katanya.

baju turn back crime

Jenis baju yang dilarang itu ialah pakaian berwarna biru dongker bertuliskan Turn Back Crime disertai tulisan polisi atau atribut Polri.

“Baju jenis itu dikhususkan hanya kepada petugas interpol dan anggota Polri, jadi tidak diperkenankan masyarakat umum ikut menggunakan atribut tersebut,” kata dia.

Baca Juga : Cinta Tidak di Restui, Sepasang Kekasih Meregang Nyawa!

Apalagi, ia menyebutkan, kemarin ada laporan bahwa petugas menangkap tersangka pencuri motor yang sengaja menggunakan atribut serupa untuk mempermudah atau memperlancar aksi kejahatan mereka.

“Polresta Bandarlampung maupun jajaran lainnya juga sudah beberapa kali mengungkap kasus kejahatan dengan disertai atribut tersebut, sehingga guna meminimalisasi terjadinya penyalahgunaan, Kapolri mengeluarkan putusan tersebut,” katanya.

Sebelumnya, anggota Brimob gadungan terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan spesialis mengincar sasaran sepeda motor, dengan modus operansi berkeliling mencari target anak di bawah umur yang tengah mengendarai sepeda motor. Tersangka mencuri sepeda motor dengan mengaku sebagai anggota Brimob, dengan berbekal baju kaos bertuliskan Turn Back Crime bersumber pada beritasatucom dan antaranewscom.

Wah bahaya sekali bukan, hanya dari atribut Turn Back Crime sudah banyak kasus dan laporan tindak kejahatan dan kriminal yang terjadi. Semoga bisa cepat teratasi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

#UangBaruIndonesia

NEWS » » »